hanya dengan waktu sedetik aku yang hanya seorang manusia ini bisa suka. aku suka dia. suka dengan candanya, aksennya, bicaranya, dan hal kritis yang ia punya.
hanya dengan waktu dua setengah jam aku bisa merasa begitu dekat layaknya seorang teman lama yang mengenalnya begitu dalam. perasaan ini bukan berujung pada cinta tapi lebih kepada suka. aku suka dia. candanya, aksenya, bicaranya, dan hal kritis yang ia punya.
hanya lewat buramnya dunia, yang akupun tidak tau ia itu nyata. diruang yang sempit ini kita berbagi. berbagi cerita, politik, pendidikan, ekonomi, sampai musik. aku suka dia. candanya, aksennya, bicaranya,...
Read More